Breaking News
Memuat...

Kiprah PKS Kelapa Dua

DPP PKS

Fraksi PKS

Selasa, 16 Juli 2013

Zainuddin: Mendikbud Jangan Kekanak-kanakan

Mendikbud M. Nuh
JAKARTA — Pernyataan Mendikbud M. Nuh yang terkesan tidak menerima adanya perbedaan pandangan dalam menyikapi pelaksanaan kurikulum 2013 menunjukkan sikap yang tidak demokratis dan kekanak-kanakan.

Anggota Komisi X DPR yang membidangi pendidikan Ahmad Zainuddin mengemukakan hal tersebut menanggapi pernyataan Menteri Nuh yang tendensius dan mendeskreditkan partai tertentu yang menolak kurikulum baru.

“Realitas di lapangan menunjukkan betapa suara guru, LSM, pemangku pendidikan di daerah dan juga kalangan pengamat mengungkapkan adanya ketidaksiapan Kemdikbud dalam menyiapkan elemen pokok implementasi kurikulum 2013 tersebut, lalu kenapa hanya PKS dan PPP yang disebut oleh Nuh sebagai penolak Kurikulum 2013?” kata Zainuddin di Jakarta, Selasa (16/7).

Menurut Zainuddin bukan hanya PKS dan PPP yang menolak kurikulum 2013 tidak disebut. PAN juga menolak, tapi tidak disebut.

“Apa karena partai besan presiden?” ungkapnya.

Menurut Zainuddin, tiga hal mendasar dan subtansial dalam perencanaan kurikulum 2013 yang menjadi pembahasan di komisi X DPR adalah persoalan konten, elemen pendukung, dan anggaran.

Ia menegaskan, secara prinsip pengembangan konten kurikulum memang mutlak dilakukan dan PKS sangat mendukung bahkan mengusulkan agar pendidikan akhlak menjadi prioritas utama dalam proses pembelajaran.

Namun letak persoalan utama adalah ketidaksiapan pemerintah dalam menyiapkan elemen pokok pendukung kurikulum tersebut, yaitu masalah dokumen kurikulum, pelatihan guru, dan juga penyediaan buku ajar.

“Hal inilah yang menjadi perdebatan alot komisi X dengan Pemerintah,” jelas Zainuddin.

Persoalan anggaran kurikulum yang sangat besar dan tidak realistis, serta minimnya waktu pelatihan guru menjadi dua hal pokok mengapa PKS meminta agar kurikulum 2013 itu ditunda pelaksanaannya hingga tahun 2014 mendatang. Maksudnya agar ada waktu untuk menyiapkan elemen pokok dan pendukung supaya lebih matang.

Zainuddin meminta M Nuh agar tidak mengeluarkan statemen yang tendensius  apalagi dengan menganalogikan penolak kurikulum seperti orang kafir.

“Khawatir nantinya sikap yang menganggap saudaranya sesama muslim adalah  kafir itu dapat digolongkan sebagai orang yang fasik,” tutup Zainuddin. (tajuk)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Nasional

Internasional

Tangerang Raya

PKS Nusantara

Tokoh PKS

Risalah Dai

Pemuda

Keluarga

Muslimah

Sejarah

Fiqih

Opini

pusat hewan qurban & aqiqah

Designed By Blogger Templates